Perdana menteri Inggris Boris Johnson akan mengadakan pertemuan komite genting pemerintah setelah Prancis menutup perbatasannya dengan Inggris selama 48 jam.

Langkah tersebut, diumumkan pada hari Minggu, berarti tidak ada truk atau kapal feri yang bisa berlayar dari pelabuhan Dover.

Prancis membuktikan tindakan itu diperlukan karena penyebaran varian baru virus corona dalam Inggris.

Sejumlah negara Eropa lainnya termasuk Jerman, Italia, Belgia, Republik Irlandia, Turki dan Kanada menangguhkan penerbangan dari dan ke Inggris.

Negara-negara anggota Uni Eropa akan bertemu di Brussel, Senin (21/12) untuk mendiskusikan tanggapan terkoordinasi.

Kasus virus corona di Inggris melonjak sebanyak 35. 928 pada hari Minggu — hampir dua kali lipat jumlah yang tercatat tujuh hari sebelumnya.

Dan diumumkan bahwa 326 karakter meninggal dunia dalam 28 keadaan setelah dites positif, sehingga angka total kematian di negara tersebut menjadi 67. 401.

Varian baru itu telah menyebar dengan cepat di kota London dan wilayah tenggara Inggris, namun pejabat kesehatan mengatakan tidak ada bukti bahwa galur baru ini lebih mematikan atau akan bereaksi berbeda terhadap vaksin.

Negara mana saja yang telah menerapkan kekangan terbang?

Dalam beberapa jam sesudah pengumuman Inggris pada hari Sabtu, Belanda mengatakan akan melarang semua penerbangan penumpang dari Inggris mulai hari Minggu (20/12) pukul 06: 00 hingga 1 Januari.

Pemerintah Belanda mengatakan, sambil menunggu “kejelasan yang bertambah pasti” tentang situasi di Inggris, “risiko lebih lanjut dari macam virus baru yang masuk ke Belanda harus diminimalkan sebanyak mungkin”. ‘

Negara itu pada hari Minggu melaporkan peningkatan kasus harian lebih dari 13. 000 kasus porakporanda yang merupakan rekor baru pengembangan kasus harian, meskipun langkah-langkah karantina wilayah yang ketat diterapkan semenjak 14 Desember.

Belgia serupa melarang penerbangan dan kedatangan andong api dari Inggris mulai Minggu (20/12).

Perdana Menteri Alexander De Croo mengatakan kepada saluran televisi Belgia, VR , larangan akan diberlakukan setidaknya selama 24 jam sebagai “tindakan pencegahan”, serta menambahkan “kita akan lihat belakang jika kita membutuhkan tindakan tambahan”.

Italia memblokir seluruh penerbangan dari Inggris hingga 6 Januari.

Kasus pertama varian terakhir Covid-19 dari Inggris juga telah terdeteksi di Italia, seperti dilaporkan oleh kementerian kesehatan Italia di dalam hari Minggu.

Saat ini, anak obat tersebut sedang diisolasi di Roma.

Pada Irlandia , pemerintah mengumumkan bahwa penerbangan yang muncul dari Inggris akan dilarang semasa 48 jam “demi kepentingan kesehatan masyarakat, orang-orang di Inggris, apa pun kewarganegaraannya, tidak boleh menyelenggarakan perjalanan ke Irlandia, melalui udara atau laut “.

Akan tetapi, penyeberangan feri untuk barang tetap beroperasi.

Di Jerman , perintah dari kementerian transportasi mengatakan pesawat dari Inggris tidak akan diizinkan mendarat berangkat Minggu, meskipun pesawat kargo menjadi pengecualian.

Menteri Kesehatan Jens Spahn mengatakan varian baru virus corona dari Inggris belum terdeteksi dalam Jerman.

Prancis sudah menangguhkan semua perjalanan termasuk truk barang dengan Inggris selama 48 jam.

Dikatakan periode itu harus digunakan untuk memberikan tanggapan dengan terkoordinasi dari negara-negara Eropa.

Ribuan truk berpindah antar negara setiap keadaan. Kantor Kabinet Inggris akan bertemu pada hari Senin untuk memperhitungkan dampaknya pada perdagangan.

Menanggapi larangan Prancis, Eurotunnel mengatakan akan menangguhkan akses ke pangkalan Folkestone di Inggris untuk berantakan lintas menuju Calais di Prancis.

Karakter yang telah memesan tiket buat bepergian pada hari Senin mampu mendapatkan pengembalian uang. Akan tetapi, kereta masih akan beroperasi daripada Calais ke Folkestone.

Austria juga akan menerapkan kekangan penerbangan dari Inggris.

Sementara, Bulgaria sudah menangguhkan penerbangan ke dan dibanding Inggris. Tetapi, tidak seperti kegiatan larangan terbang jangka pendek di banyak negara lain, larangan yang diterapkan di Bulgaria berlaku hingga 31 Januari.

Turki telah melarang sementara semua penerbangan dari Inggris, demikian halnya dengan Swiss.

Pertemuan Dewan Eropa bakal diadakan pada Senin pagi untuk mengoordinasikan tindakan Uni Eropa.

Karantina wilayah di London dan Inggris tenggara

Terkira mulai hari Minggu (20/12), London dan kawasan Inggris tenggara menyelap dalam kategori 4 (tier 4), kategori pembatasan yang tertinggi, hingga tanggal 30 Desember.

Kebijakan baru itu berdampak pada sekitar 17, 7 juta orang yang tinggal di kawasan London dan Inggris tenggara.

Penyekatan diterapkan menyusul penemuan varian anyar virus corona dengan tingkat penyaluran 70% lebih cepat dari virus corona yang dikenal selama ini.

“Berdasarkan bukti awal yang kita miliki tentang varian baru virus ini, potensi risiko, dengan sinting berat saya harus mengatakan kepada Anda bahwa kita tidak mampu merayakan Natal sesuai rencana sebelumnya, ” kata Boris Johnson pada jumpa pers virtual di Downing Street pada Sabtu petang (19/12).

Dengan pembatasan ini, warga tak dibolehkan melakukan perjalanan memasuki provinsi tier 4, kecuali untuk kepentingan-kepentingan yang bersifat sangat khusus.

Tadinya pemerintahkan memberikan kelonggaran selama lima keadaan untuk memberi kesempatan kepada awak untuk merayakan Natal.

‘Mestinya pembatasan diterapkan lebih cepat’

Pengetatan baru ini di praktiknya membuat warga tidak mampu berinteraksi secara fisik dengan panti tangga lain.

Semua toko yang tak menyediakan kebutuhan pokok atau servis penting harus tutup. Perjalanan selalu dibatasi.

Para pejabat mengatakan varian baru virus corona tidak bertambah mematikan.

Diyakini pula bahwa varian baru ini tidak membuat vaksin atau perawatan yang ada masa ini menjadi kurang efektif.

Kepala penasihat sains negeri, Sir Patrick Vallance, mengatakan varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris mungkin berkembang dalam negara itu sendiri atau barangkali juga ada di negara-negara asing.

“Virus bermutasi setiap waktu, terjadi banyak mutasi di dunia, yang di sini adalah konstelasi perubahan-perubahan khusus dengan kami pandang penting”.

Ditambahkan perlu ditempuh upaya gobal untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada varus corona ini.

Menanggapi pengumuman baru perdana menteri, Sir Keir Starmer, pemimpin Partai Buruh yang beroposisi, mengutarakan “jutaan keluarga akan patah besar karena rencana Natal mereka terkoyak-koyak. ”

Padahal, menurutnya, ia sudah mengangkat risiko pelonggaran Natal itu dengan Boris Johnson pada Rabu lalu, tetapi ketika itu perdana menteri tetap erat pada janjinya untuk melonggarkan pemisahan selama Natal.

“Pengumuman hari tersebut hanya akan menimbulkan kebingungan dalam saat warga memerlukan kepastian, ” kata Sir Keir Starmer & meminta pemerintah untuk menunjukkan “kepemimpinan yang tegas”.

Wales juga menerapkan karantina wilayah terhitung mulai Minggu (20/12).

“Kita tahu, 2021 akan berbeda dan situasinya akan lebih bagus. Ekonomi akan pulih dan kita akan bisa lagi meratakan Natal, ” kata Mark Drakeford, gajah utama Wales.

Hingga Sabtu (19/12), data pemerintah Inggris menunjukkan terdapat dua. 004. 219 kasus positif dan jumlah mereka yang meninggal negeri mencapai 67. 075 orang.

Namun, bahan itu hanya mencakup mereka dengan meninggal dunia dalam waktu 28 hari sesudah positif virus corona dan penghitungan-penghitungan lain menunjukkan total kematian lebih tinggi.

Kasus harian yang terus naik membuat bertambahnya jumlah kasus secara total. Di hari Sabtu (19/12) saja, kasus positif bertambah 27. 052.

Inggris menduduki urutan keenam dari negara-negara secara jumlah korban meninggal terbanyak di dunia, setelah Amerika Serikat, India, Brasil, Rusia dan Prancis, patuh data yang dihimpun Johns Hopkins University.